Selasa, 25 November 2008

Indonesia Ideal ?

Berbicara tentang kata Indonesia tentunya akan tidak asing di telinga kita, bagaimana tidak, hal itu terjadi karena tentunya sejak lahir kita berada di suatu daratan atau biasanya nama kerenya sering kita sebut sebagai Tanah Air, pastinya sejelek apapun tanah kelahiran kita pastilah kita akan berbangga telah dilahirkan di sana. Aku sangat yakin bahwa sekarang walupun kita berdiri di tanah air ini, kita akan kurang berbangga pada Tanah air kita, sebab selalu yang di temui di Indonesia adalah sesuatu yang ruwet karena tidak adanya sesuatu yang pasti dari orang-orangnya termasuk saya, tapi boleh donk sebagai anak Indonesia kita mempunyai visi untuk mau dijadikan nyata. Dalam mewujudkan suatu kenyataan tentunya kita harus punya impian untuk memotivasi kita mewujudkanya . Jujur aku sangat bingung kalau hartus memimpikan sesuatu hal, karena sebagai manusia aku sangat takut kalau nantinya harapan itu tidak terwujud. Percuma kan kalau impian harus selalu dipaksain, jadi di sini aku nggak akan bermimpi tapi berharap sesuatu pada Indonesia, bila terlalu serius dengan kata Indonesia, jujur aja menjadi sangat merinding sebab aku mencoba menengok bahwa bangsa ini merdeka melalui cucuran darah dan air mata. Pokoknya merinding kalau denger kata Indonesia, jadi aku akan coba membuat suatu yang beda : Bukan Impian tapi Harapan yang akan terangkai dalam kata INDONESIA.

Maaf kepada Bapak Soekarno dan Bung Hatta karena telah mengutak-atik nama keramat negara kita, mohon inspirasinya supaya apa yang aku tulis benar-benar sesuai dengan harapan beliau berdua selaku pendiri bangsa ini. INDONESIA memuat makna :

I : Inspirasi, aku bermimpi supaya Indonesia bisa jadi inspirasi bagi negara lain dalam hal kerukunan, budaya, dan sopan santun. Caranya dengan cara melestarikan gaya hidup bangsa kita terdahulu yang menjunjung tinggi sopan santun dan moral. Pokoknya gaya hidup yang Indonesia banget.

N : Natural, aku memimpikan indahnya bila semua manusia Indonesia bisa hidup dengan kesan natural dengan nggak hanya menonjolkan tampilan tampang aja tapi lebih mengasah potensi dalam diri yang alamiah, supaya terpancarlah sesuatu yang disebut identitas bangsa, semacam bahasa kerennya di kontes kecantikan disebut inner beauty.

D : Demokrasi, singkat aja landasan demokrasi tidak terlupakan, ingat kata pak Abraham Lincoln : Dari rakyat, Oleh rakyat, dan Untuk rakyat….

O : Ora tau ngeluh ( meksa karena bingung tapi maksudnya baik kok) harus punya jiwa pejuang sejati seperti para pahlawan negara kita dahulu, nggak perlu perang fisik lagi tapi tetap memerangi ketidakadilan. Ingat jangan hanya kerja keras! Sebab kerja keras hanya berhenti di beras, tapi kalau berani kerja cerdas akan lebih menjanjikan cakrawala luas.

N : Nasionalis jadi nomor satu, bukan bangsa lain yang mampu mengubah bangsa ini tapi bangsa itu sendiri yang mampu merubahnya lewat cinta dan mengabdi benar-benar pada bangsa. Jangan jajah sendiri bangsa ini dengan bahaya laten KORUPSI.

E : Empati, sikap saling menghargai menjadi modal menjadi orang yang berbudiman, ikut merasakan apa yang orang lain rasakan dan bersama mensyukuri apa yang ada. Hidup jangan seperti jumpat-jumpit dimana yang gemuk harta dapat menindas yang lemah, tapi sangat baik dengan cara hidup timbangan yamg selalu mencoba menyetarakan satu sama lain walau berbeda.

S : Siaga ( Siap, Antar, Jaga) dengan inspirasi dari iklan KB ini aku mau bangsa Indonesia siap hadapi arus globalisai, Antarkan bangsa Indonesia ke gerbang Kemerdekaan yang seperti kita harapkan dalam pembukaan UUD 1945, Jaga nama baik bangsa dengan tidak membudayakan sikap acuh terhadap situasi bangsa.

I : Instrospeksi, menjadi bangsa yang tahu malu dengan mau melihat setiap pribadi kita masing-masing dan mulai menyesuaikan dengan kebutuhan dunia saat ini, agar tidak akan mengulai kesalahan terdahulu.

A : Akhirnya mau melakukan mimpi kita masing- masing agar menjadi nyata, sebab bangsa yang besar mau berkaca dari masa lalu, dan mulai berias untuk menyongsong impiannya, percuma bila banyak bermimpi tapi tidak beraksi.

Tidak ada komentar: